Bandwidth Dicuri, Telkom Perketat Keamanan



Bandwidth Dicuri, Telkom Perketat Keamanan - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)  mengalami kerugian hingga mencapai Rp 15 miliar karena ulah oknum karyawannya yang tidak bertanggung jawab yang melakukan pencurian bandwidth. Kasus ini berhasil diungkap oleh Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Tersangka ada 9 orang yang melakukan pencurian bandwidth terhadap internet PT Telkom ini, mereka mengakses secara ilegal dan melekukan perubahan ke sistem atau jaringan milik PT Telkom,Kesembilan tersangka adalah RH, AK, KA, YP, EJ, AB, AFW, AB, dan SPB ditangkap di empat lokasi terpisah di wilayah Tangerang Selatan, Bandung, Tanjungpinang, dan Medan, sejak 1 April-15 April 2016.

Pelakunya ada orang sipil berasal dari luar Telkom. Pelaku memasang iklan upgrade bandwidth di berbagai media sosial. Mereka mengaku orang Telkom. Ada dua pelaku lainnya menghubungi para pelanggan menyatakan kegiatan itu legal dan bekerjasama dengan Telkom.Pelaku lainnya melakukan perubahan terhadap layanan pelanggan, baik dari sisi front-end maupun back end sistem Telkom atas permintaan pelaku orang sipil dan menerima transfer uang dari pelaku orang sipil sebagai upah mereka.

Telkom menderita kerugian sebesar Rp 15 miliar selama kurun waktu 2015 akibat pencurian bandwidth tersebut. Telkom melaporkan kejadian merugikan itu ke Polda Metro Jaya dengan Laporan Polisi Nomor: LP/1303/III/2016/PMJ/Ditreskrimsus tanggal 18 Maret 2016.. Bayangkan, kecepatan 10 mbps ditawarkan dengan harga yang berkecepatan 2 Mbps,

Telkom mengambil sisi positif dari peristiwa tersebut. “Satu, kita harus terus evaluasi dan perketat keamanan. Kedua, masyarakat kita memang membutuh layanan internet yang berkualitas. Sekarang kita edukasi masyarakat untuk dapat internet berkualitas jangan cepat percaya dengan penawaran murah dari pihak tak bertanggung jawab,

sumber : cnn indonesia

Related Posts:

Opera Browser Sematkan Fitur Blokir iklan

Opera Browser Sematkan Fitur Blokir iklanOpera Browser  kini Sematkan Fitur Blokir iklan - Setelah melakukan uji coba pada bulan maret lalu, Opera resmi memperkenalkan fitur yang berfungsi memblkoir iklan untuk versi developer yang disisipkan langsung ke dalam layanan peramban pada versi desktop dan mobile.

Dengan disematkanya fitur ini Opera mengklain bahwa konsumsi RAM lebih hemat dan bisa berselancar lebih cepat dari pada menggunakan fitur pihak ketiga. Untuk menggunakan fitur ini anda harus dulu mengaktifkan melalui menu setting pada Browser Opera karenan  fitur ini tidak dirancang agar aktif otomatis.

Fitur pemblokir iklan ini bisa jadi untuk menambah pangsa paar dan untuk bersaing dengan chrome, safari dan internet explore.Sebelumnya Opera juga sempat menghadirkan fitur vpn ( Virtual Private Network ) tersebut bisa diginakan oleh pengguna browser Opera ununtk memanipulasi tempat dimana mereka mengakses internet.

Related Posts: